Selasa, 08 November 2022

Perkemahan Pramuka Peserta Didik Berkebutuhan Khusus

Selasa, 8 November 2022. Bertempat di Strada Youth Camp, Seluruh SLB di kota Bekasi, baik negeri maupun swasta mengirimkan peserta didiknya untuk mengikuti Perkemahan Pramuka Peserta Didik Berkebutuhan Khusus.

Perkemahan Pramuka Peserta Didik Berkebutuhan Khusus ini merupakan salah satu program kerja Musyawarah Kerja Kepala Sekolah SLB kota Bekasi. Perkemahan PDBK kali ini mengambil tema "Perkemahan PDBK Meningkatkan Kreatifitas dan Kemandirian PDBK".

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, dari tanggal 8 sampai 9 November 2022. Kegiatan di awali dengan pendaftaran para peserta dari tiap sekolah, persiapan mendirikan tenda dan pameran, pengarahan kegiatan umum, istirahat, shalat Dzuhur berjamaah. Selesai isoman, kegiatan dilanjutkan dengan persiapan upacara pembukaan dan dilanjutkan dengan upacara pembukaan. Pada acara pembukaan ini di hadiri oleh Ibu Pengawas SLB kota Bekasi, Kak Lilis Rosidah,S.Pd,M.Si dan Kak Kwarcab Kota Bekasi, Kak Zaenal dan Kak Arif.

Selesai upacara pembukaan, dilanjutkan dengan pentas tari kolosal dari seluruh peserta. Tarian yang dibawakan yaitu Tari Yamko Rambe. Selain itu ada juga penampilan para peserta didik dari sekolah disabilitas kota Bekasi, yang membawakan beberapa lagu.

Acara selanjutnya Ibu Pengawas dan para tamu undangan mengunjungi setiap tenda peserta dan melihat semua hasil karya Vokasional siswa-siswi SLB kota Bekasi. Hasil karya yang di pamerkan,  berupa hasil dari pembelajaran tata boga, tata busana dan lukisan. 

Kak Kwarcab sangat terkesan dan bangga melihat hasil karya dan kemampuan para peserta didik SLB kota Bekasi. Selesai acara kunjungan, acara di lanjutkan dengan salat asar dan istirahat sambil mendengarkan hiburan dari suara merdu para peserta didik tunanetra sekolah disabilitas.

Acara malam hari, ada pentas seni dan Api Unggun. Sayang sekali acara malam hari tidak sesuai rencana, sebab hujan turun begitu lebat. Acara pentas seni dilaksanakan di pendopo. Acara pentas seni ini adalah ajang menampilkan hasil belajar ekstrakurikuler seni, khususnya seni tari. Setiap SLB menampilkan kemampuannya di bidang seni tari ini. Acara pentas seni berlangsung lancar dan meriah dan para siswapun terlihat senang dan bahagia, meski hampir seluruh tenda tergenang air. Selesai pentas seni, acara dilanjutkan dengan upacara api unggun. Meski lapangan masih basah setelah diguyur hujan lebat, acara Api unggun tetap dilaksanakan dengan khidmat.

Kamis, 27 Januari 2022

Materi B.Sunda

Paguneman

 Paguneman, nyaéta kagiatan nyarita dua arah (dialog). Bisa ogé diartikeun mengungkapkeun perasaan jeung pikiran ka hayang.

Tata karma nu dibutuhkeun: Entong nyaritana urang kudu merhatikeun intonasi. Pasemon (raut wajah atawa mimik). Lengkuh atawa gerak awak. Tata busana. Kita mesti memperhatikeun tata basa juga. Aya tilu jenis tata basa, nyaéta: kasar, loma, jeung lemes

 

Contohna:

Desi: Neng, dupi ari di kampung Eneng pami HUT Bandung sok aya lomba-lomba tara?

Eneng: osok, mung tara sarame dinu sanesna, da nu ngiringanna tara seueuran.

Desi: naha? teu rarame panginten lomba-lombana?

Eneng: ah da nu ngaramekeun mah pamaenna rek sakumaha teu rame lombana ge Des. Panginten teu level ngiringan nu karitu teh.

Desi: muhunnya da pidunya we orang kota mah. Tapi ari saur abdi mah, ngeusi acara HUT Bandung teh mending ku sholawatan sasarengan, maos yasin sasarengan, ngadu'a sasarengan, teras merogramkeun ngarencanakeun Bandung ka hareupna sangkan leuwih alus.

Eneng: muhun ogenya daripada ku hura-hura teu puguh mah, duit hambur, Alloh teu suka, lingkungan bala, alah satuju pisan Des abdi mah.

Biasana Bahasa sunda teh rupi rupi ragam Bahasa nateh misalna : ragam budak biasa dipake bubarudak leutik, Bahasa loma biasana sok di pake dina pergaulan anak muda, basa kasar, Bahasa lemes biasana sok digunaken dina ragam formal missal nateh diango na dina acara, rapat, atanapi tisahandapen ka saluhuren. dina Bahasa sunda aya nu disebut percakapan, tapi sabenernamah percakapan sareng paguneman teh sami arti tapi beda kalimat, mun cek Bahasa Indonesia namah percakapan mun di tarjamah ken kana Bahasa sunda paguneman, tapi orang sunda ge aya anu teu apalen naon-naon nu ngarana paguneman matakan sebatan nana meren di saruaken jeung nu Bahasa Indonesia. Paguneman dina Bahasa sunda rupi-rupi aya nu sifatna saarah, aya nu sifatna dua arah, paguneman anu sifatna saarah nyaeta sapertos pagumuman, khutbah jum’at, jeung sajabana. Paguneman nu sifatna dua arah atanapi dialog rek pajonghok atanapi teu pajonghok, atau percakapan nu sapopoe kuurang di ucapken ka babaturan atau mamah sareng bapak.

Paguneman nyaeta kagiatan ngobrol atawa ngawangkong dua arah, silih tempas atawa tanya jawab. Palaku dina paguneman aya dua urang atawa leuwih, kalimahna mangrupakeun kalimah langsung. Aya dua rupa paguneman, nyaeta paguneman resmi jeung paguneman teu resmi. Conto paguneman resmi saperti sawala atawa diskusi, sedengkeun conto paguneman teu resmi saperti ngawangkong atawa ngobrol jeung babaturan atawa jeung indung bapa.

Dina paguneman aya sababaraha rupa aturan atawa unsur penting anu perlu diperhatikeun sangkan paguneman bisa dilakukan saluyu jeung nu dipikahareup. Unsur-unsur nu penting antara lain nyaeta bentesna sora, luhur handapna sora atawa nu sok disebut lentong, pilihan kecap-kecap anu disaluyukeun jeung lawan nyarita, sarta unsur penjiwaan pikeun mastikeun yen pesen atawa cacaritaan teh bisa nepi kalayan jelas.

 

Senin, 13 Desember 2021

Tutup SKP Semester 1

Mulai tanggal 8 sampai 15 Desember, para pegawai di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, di sibukan dengan kegiatan penginputan, realisasi dan tutup SKP semester 1 tahun 2021. Penginputan, realisasi dan tutup SKP semester 1 ini  sesuai Peraturan Kepala BKN nomor 1 tahun 2013. 

Hal ini berdasarkan surat edaran Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 3 Tahun 2021 tentang penyusunan SKP dan Penilaian Kinerja PNS tahun 2021 dan peraturan Gubernur Nomor 75 tahun 2019 tentang Sistem Manajemen Kinerja PNS di lingkungan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat, dimana setiap PNS melaporkan pelaksanaan aktivitas dan capaian kinerjanya.

Kami para guru SLB yang merupakan bagian dari pegawai di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat juga ikut melaksanakan kegiatan tersebut. Baru hari ini, 13 Desember 2021 kami bersama- sama saling membantu mengerjakan kegiatan ini. Meskipun kami sudah mendapatkan tutorial/cara penginputan dan tutup SKP melalui youtobe, namun ada beberapa yang belum paham. Untuk itu kami bekerjasama saling membantu dalam kegiatan ini. Yang sudah paham, mengajari yang belum paham. Alhamdulilah akhirnya selesai kegiatan ini.

Selesai mengerjakan SKP, kegiatan dilanjutkan dengan rapat persiapan PKKS.
SKP selesai, rapat pun beres.

Jumat, 29 Oktober 2021

Jangan Melarang Tapi Arahkan

Oleh: Kartini 

Inspirasi Pagi
Baca sampai selesai ya mam🥰

Mengapa sejak sebelum Pandemi saya tidak pernah melarang siswa untuk membawa dan menggunakan Handphone?

Banyak yang beralasan handphone dapat merusak dan mempengaruhi perilaku anak. Banyak konten-konten negatif yang dapat merusak anak. 

Dengan alasan di atas, beberapa rekan ada yang kurang setuju jika ada anak yang membawa handphone ke sekolah, namun saya tidak pernah melarang, apalagi memarahi siswa yang membawa handphone. 

Mengapa?
1. Saya selalu mengambil hal positif dari apa yang dilakukan  anak-anak kita. Bisa saja ia membawa handphone agar mudah menghubungi orang tua saat akan pulang atau belum di jemput.

2. Saya tidak melarang namun Saya selalu mengajak para siswa untuk menggunakan handphone dengan bijak dan tidak berlebihan.

3. Saya selalu mengajak siswa untuk memanfaatkan handpont untuk belajar. Misalnya mencari materi di google atau di youtobe atau media sosial lainnya secara bersama- sama. Hal ini adalah untuk melatih dan membiasakan siswa untuk membaca dan memecahkan masalah secara tidak langsung. Sekaligus belajar memanfaat media sosial dengan bijak.

4. Berharap dengan terbiasa menggunakan dan memanfaatkan handpont dengan bijak dan positif di harapkan hasilnya akan positif.

Nah di masa pandemi sekarang ini, handpont tidak lagi di larang tetapi malah diwajibkan. Di sebagian besar daerah yang mudah dijangkau sinyal hampir semua pembelajaran menggunakan handpont.

Bagi anak-anak yang sudah biasa menggunakan handpont, tentu saja hal ini menjadi mudah dan terbiasa.

Menggunakan media sosial dengan bijak dan positif, tidak hanya menghasilkan pengetahuan yang positif, melainkan lebih dari dari itu yaitu dapat menghasilkan pundi-pundi rupiah dari sana. Sebagai contoh, jika anak suka bermain di youtobe atau tiktok, ajak anak untuk membuat konten- konten yang bagus dan menarik di sana. Tentu saja dengan pengawasan dan arahan dari orang tua, agar anak tidak terjebak membuka konten-konten yang negatif.

Ini salah satu contoh anak disabilitas yang sudah berhasil menghasilkan rupiah dari hoby dan kegiatannya di media sosial.

https://youtu.be/2UhXCfKtn-k

Ia seorang anak disabilitas yang tidak bisa melakukan aktivitas sehari-hari. Ia hanya bisa duduk di kursi roda. Untuk duduk, makan, minum dan semua aktivitas kesehariannya dibantu. Namun kini ia sudah bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah dari kegiatannya di youtobe.

Dan ini, https://vt.tiktok.com/ZSejNH1Fu/ 

Ia seorang disabiltas, yang memiliki bakat melukis, namun ia hanya bisa melukis dengan sebelah kakinya. Pengikutnya ratusan ribu di akun tiktoknya. Dan setiap dia siaran langsung, tidak berhenti ribuan penonton mengirim hadiah yang bisa di konversi untuk dicairkan menjadi uang di rekeningnya. Dari sini seumur hidupnya ia mendapat penghasilan jutaan dari tiktoknya.

Maka dari itu mulai sekarang kita tidak perlu melarang jika anak bermain game atau apapun di handpont atau laptop. Tapi bimbing dan arahkan hoby dan kegemarannya agar dapat bermanfaat bagi dirinya dan orang lain.
 
Semoga Vidio dan tulisan di atas dapat menginspirasi kita semua.
Amin yarobbalalamiin...

Jumat, 01 Oktober 2021

Pantun Hari Batik Nasional


              Oleh: Kartini 
Berteduh di bawah pohon akasia
Sambil lihat burung gelatik
Kalau kita orang Indonesia
Harus bangga pakai batik

Setiap hari bangun pagi
Berangkat kerja naik xenia
Sudah bukan rahasia lagi
Batik diakui seluruh dunia

Di danau banyak angsa
Angsa hewan berbulu cantik
Ingat selalu budaya bangsa
Salah satunya adalah batik

Artis itu orang terkenal
Terkenal sampai benua Asia
Selamat hari batik nasional
Untuk seluruh rakyat Indonesia

Bekasi, 2 Oktober 2021.

Pantun Hari Kesaktian Pancasila

Oleh: Kartini

Rafi Ahmad itu youtober
Dia bukan youtober pemula
Sekarang tanggal satu Oktober
Sebagai hari kesaktian pancasila

Di gunung banyak batuan
Batuan hancur oleh raksasa
Mari kita jaga persatuan
Agar negeri aman sentosa

Disamping Tuan ada Puan
Puan jalan hati-hati
Indonesia negara kesatuan
NKRI harga mati

Perut lapar cepatlah makan
Makanan enak tambah selera
Mari bangkit dari keterpurukan
Indonesia maju rakyat sejahtera

Selamat Hari Kesaktian Pancasila
1 Oktober 2021.

Kamis, 30 September 2021

UNBK DI SLBN BEKASI JAYA

ANBK merupakan singkatan dari Asessment Nasional Berbasis Komputer.

Secara umum, ANBK adalah penilaian yang dilakukan di setiap jenjang sekolah, mulai dari SD, SMP, SMA/SMK termasuk SLB.

Berbeda dengan UNBK yang dilaksanakan pada akhir tahun sekolah, ANBK tidak demikian. ANBK dikerjakan oleh kelas 5 SD, 8 SMP, dan 11 SMA.

Melansir dari laman kemdikbud, pengertian Asesmen Nasional adalah program evaluasi yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan atau Kebudayaan untuk meningkatkan mutu pendidikan dengan memotret input, proses dan output pembelajaran di seluruh satuan pendidikan.

Asesmen Nasional perlu dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan. Asesmen ini dirancang untuk menghasilkan informasi akurat untuk memperbaiki kualitas belajar-mengajar, yang pada gilirannya akan meningkatkan hasil belajar murid.

Asesmen Nasional ini nantinya dilaksanakan dalam tiga instrumen utama yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM Literasi, Numerasi), survei karakter dan survei lingkungan belajar.

Hari ini Senin 27 September 2021, sekolah kami mengikuti kegiatan ANBK untuk siswa jenjang SMALB dan guru-guru yang mengajar di jenjang SMALB.

Pelaksanaan ANBK untuk siswa mengambil sesi ke dua, yaitu di mulai pukul 10.00 sampai  selesai. Pada kegiatan ini juga kami mendapat kunjungan dari
Kementrian dalam rangka supervisi pelaksanaan ANBK di sekolah kami. Beliau menanyakan terkait kesiapan dan melihat pelaksanaan ANBK hari ini.
Alhamdulilah pelaksanaan ANBK berjalan lancar. Siswa yang mengikuti ANBK berjumlah 7  orang dari yang seharusnya 8 orang. Satu siswa tidak dapat mengikuti kegiatan ini, karena sedang mengikuti kegiatan PON untuk Disabilitas dalam cabang olahraga renang. Yang mengikuti ANBK hari ini adalah mereka yang merupakan siswa kelas 11 SMALB dengan hambatan pendengaran (tunarungu). Setelah siswa selesai melaksanakan ANBK, dilanjutkan oleh para guru. 
Guru-guru yang mengikuti ANBK hari ini adalah guru-guru yang mengajar di jenjang SMALB, yang berjumlah 13 orang, yang sedang melaksanakan piket di sekolah. Selama masa PPKM ini, tidak semua guru hadir di sekolah. Kami di beri jadwal dalam melaksanakan piket tiap minggunya. Begitu juga dengan siswa. Mereka belum semua belajar secara tatap muka. Hanya siswa SMALB kelas 10 yang hari ini hadir belajar tatap muka. Sedangkan yang lainnya belajar dari rumah secara daring.

Kelas 11 yang mengikuti ANBK hari ini mulai datang sebelum pukul 10.00 WIB.
Tepat pukul 10.00 kegiatan di mulai hingga pukul 12.00. Kegiatan berlangsung di ruang komputer yang berada di lantai 2 sekolah kami. Setelah siswa pulang dan proktor istirahat, tepat pukul 13.00 ganti guru-guru yang melaksanakan AN.