Rabu, 17 Februari 2021

Ground Breaking Bataru

Hari ini, Rabu 17 Februari 2021, di sela-sela kesibukan mengajar, mewakili kepala sekolah, menghadiri undangan Ground Breaking Bataru.

Undangan ini yang semula dimulai pukul 13.00 dengan moda hybrid meeting, ada perubahan menjadi pukul 10.00.

Acara yang berlangsung di perumahan Benteng Mas Campaka, Desa Benteng, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta ini dihadiri secara langsung oleh Gubernur Jawa Barat dan Para pejabat seperti:
1. Bunda Paud Provinsi Jawa Barat.
2. Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat.
3. Bupati Purwakarta
4. Forkopimda Kab. Purwakarta
5. Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat.
6. Ketua PGRI Jawa Barat
7. Ketua Dewan Pendidikan Jawa Barat
8. Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV, Disdik Jabar.

Sementara secara daring melalui zoom di hadiri oleh: 
1. Sekertaris Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat
2. Kepala Bidang PSMA, PSMK, PKLK, dan GTK, Disdik Jabar.
3. Kepala UPTD Tikomdik, Disdik Jabar.
4. Kepala Cadisdikwil se Jabar.
5. Ketua MKPS dan MKKS SMA, SMK, SLB se-Jabar dan Kepala sekolah SMA, SMK, SLB se-Jabar.

Meskipun saya masuk ruang zoom agak terlambat, namun masih bisa mengikuti acara. Saat saya masuk ruang zoom, pembawa acara sudah membacakan kegiatan yaitu sambutan dari Ibu Bupati Purwakarta yaitu Ibu Ane Ratna Mustika. Setelah sambutan dari Ibu Bupati, acara dilanjutkan dengan penandatanganan akad kredit kepemilikan rumah Bataru oleh pihak Bank Mandiri, Bank BTN dengan perwakilan calon penerima rumah Bataru.
Dilanjutkan dengan sambutan dari Gubernur Jawa Barat, Bapa Ridwan Kamil. Sambutan dibuka dengan pantun. 
"Makan opak saat hujan rintik-rintik.
Dulu ngontrak sekarang mah milik".

Dalam sambutan ini beliau mengungkapkan beberapa point, salah satunya yaitu tentang Bataru. 

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) meluncurkan program Bakti Padamu Guru (Bataru), yakni penyediaan rumah subsidi bagi para penyelenggara pendidikan di Jabar. 

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil mengatakan, Bataru merupakan hadiah untuk para guru dan tenaga kependidikan.

"Bataru ini tidak hanya untuk guru, tapi juga bagi semua yang berjasa di lingkungan pendidikan, seperti tata usaha hingga penjaga sekolah," tutur Gubernur.

Gubernur menjelaskan, total akan ada 20.000 rumah subsidi bagi guru dan tenaga kependidikan yang tersebar di 17 kabupaten/kota. Tipe rumah disesuaikan dengan biaya sebesar Rp150 juta per unit. 

Syaratnya, penghasilan mereka di bawah Rp8 juta dan belum memiliki rumah. Cicilannya sekitar Rp900 ribu per bulan.

Gubernur berharap, program Bataru mampu meningkatkan kesejahteraan guru.(Sumber Jabar.go.id).

Bagi guru dan tenaga kependidikan yang ingin mengikuti program Bataru ini bisa melalui aplikasi Pak Kasep. Aplikasi Pak Kasep ini operator program Bataru. Mulai dari pendaftaran, simulasi KPR, verifikasi data, hingga pengajuan.

Acara diakhiri dengan peletakan batu pertama oleh Gubernur dan Kadisdik. Kemudian Bapa Gubernur dan rombongan meninjau area perumahan.
Selesai mengikuti zoom saya lanjutkan mengecek tugas siswa. Hari ini pembelajaran saya isi dengan ulangan harian. Soal ulangan harian yang saya buat lewat google form. Alhamdulilah pukul 12 selesai mengajar. Saya lanjutkan solat Zuhur.

Demikian kegiatan saya hari ini, semoga mendapatkan keberkahan dan manfaat, Aamiin yarobbalalamiin.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar