Kamis, 22 Juli 2021

Kegiatan MPLS Di SLB Negeri Bekasi Jaya.

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah, juga dikenal sebagai Masa Orientasi Siswa atau Masa Orientasi Peserta Didik Baru, merupakan sebuah kegiatan yang umum dilaksanakan di sekolah setiap awal tahun ajaran guna menyambut kedatangan para peserta didik baru. 
MPLS di sekolah kami tahun ini tidak berbeda dengan tahun lalu yaitu dilaksanakan secara daring.
Hari ini jadwal MPLS. Meskipun MPLS di sekolah kami dilaksanakan secara daring melalui zoom meet, sebagai panitia aku tetap melaksanakan tugas dari sekolah. 

Sekolah memang sepi sebab semua guru melaksanakan tugas dari rumah. Saat aku sampai di sekolah hanya ada satu orang temanku. Aku bergegas ke ruang kantor dan mempersiapkan laptop untuk membuka aplikasi zoom.
Satu persatu teman panitia datang. Kami beberapa panitia mengikuti kegiatan MPLS di ruang kantor. Pukul 9.00 acara pembukaan MPLS dimulai. Acara dipandu oleh Ibu Syarimah selaku MC. Beliau memandu acara dari rumah. Acara di buka dengan membaca Basmalah bersama-sama, dilanjutkan dengan sambuta-sambutan.

Sambutan pertama dari ketua panitia. Pada kesempatan ini aku yang menyampaikan sambutan sebagai ketua panitia. Sambutan kedua oleh Bapa Kepala Sekolah, yang sekaligus membuka acara.

Rangkaian acara selanjutnya yaitu pemberian materi yang di sampaikan oleh para wakil kepala sekolah. Materi mulai dari pengetahuan tentang program sekolah, kurikulum sekolah, pengenalan lingkungan sekolah dan pengenalan tentang budaya hidup bersih. Selesai materi, acara di tutup dengan doa yang dipimpin oleh Ibu Hjh Ida.

Acara MPLS ini berlangsung dua hari. Besok Jumat 23 Juli memasuki hari kedua. Besok rencana akan di sampaikan materi secara perkelas dan perjenjang. Semoga acara MPLS ini dapat memberikan manfaat bagi para peserta didik untuk lebih mengenal lingkungan sekolah yang akan mereka masuki. Meskipun kegiatan hanya dapat dilakukan secara daring.

Kamis, 17 Juni 2021

Workshop Pengembangan Bahan Ajar Dan RPP


Rabu, 16 Juni 2021. SLBN Bekasi Jaya mengadakan kegiatan Workshop Pengembangan Bahan Ajar dan RPP. Kegiatan ini di ikuti oleh seluruh guru di SLBN Bekasi Jaya. Kagiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kegiatan pembelajaran bagi peserta didik dalam menghadapi tahun ajaran baru dan menotivasi guru-guru agar gemar mengembangkan diri serta suka menulis. Khususnya menulis bahan ajar teks yang kelak akan di gunakan dalam pembelajaran di kelas. Selain itu juga mendorong guru-guru PNS agar saat mereka naik pangkat sudah memiliki persyaratan yang di butuhkan sebagai tabungan. Salah satunya karya ilmiah berupa buku.

Buku merupakan salah satu bahan ajar teks yang dibutuhkan dalam kegiatan pembelajaran. Bahan ajar adalah segala bentuk bahan yang digunakan untuk membantu guru dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar di kelas. Bahan yang dimaksud bisa berupa bahan tertulis maupun bahan tidak tertulis. Pada kegiatan ini kami mempokuskan pada penulisan bahan ajar teks. Yaitu buku teks pelajaran. Dalam buku 4 Penilaian Angka Kredit guru, buku teks pelajaran merupakan karya ilmiah yang memiliki nilai angka kredit 6 jika sudah mendapat pengakuan dari BSNP, memiliki nilai angka kredit 3, jika sudah dicetak oleh penerbit dan ber ISBN dan memililiki nilai angka kredit 1, jika sudah dicetak namun belum ber ISBN.

Kegiatan ini tidak hanya di ikuti oleh guru-guru PNS. Guru non PNS pun ikut serta dan mereka semua antusias dan bersemangat. Meski ada beberapa guru yang tidak hadir dalam acara ini. Namun tidak mengurangi semangat mereka yang hadir.

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, yaitu hari Rabu, 16 Juni 2021 dan Jumat, 18 Juni 2021. Kegiatan pada hari Rabu di buka oleh Pa Sumartono Hadi yang mewakili bapa kepala sekolah yang tidak dapat hadir pada acara ini. Di buka dengan Doa bersama. Dilanjutkan dengan laporan ketua panitia, menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan pemaparan materi tentang bahan ajar. Selesai pemaparan materi kami berdiskusi dan bertanya jawab. Setelah itu kami bekerja menyusun bahan ajar teks sesuai rambu-rambu yang sudah di paparkan dalam materi.

Pada acara ini, kami tidak hanya membahas dan membuat bahan ajar. Kami juga akan membahas RPP dan perangkat pembelajaran lainnya. Perangkat pembelajaran tersebut diantaranya program tahunan, program semester, silabus dan RPP. 
RPP yang kami bahas yaitu RPP satu lembar yang tertuang dalam Surat Edaran no.14 tahun 2019 Mendikbud RI Nadiem Anwar Makarim. Dalam RPP satu lembar ini memiliki format lebih efisien,efektif, dan berorientasi pada siswa. Komponen dalam RPP satu lembar ini terdiri dari: Tujuan Pembelajaran, Kegiatan Pembelajaran dan Evaluasi. Dalam membuat tujuan pembelajaran, kami memasukan unsur:
A (Audience)
B (Behavior)
C (Condition)
D (Degree)
Audiance yaitu peserta didik. Behavior adalah kemampuan yang diharapkan tercapai oleh peserta didik setelah mengikuti proses pembelajaran. Behavior biasanya ditulis dalam bentuk kata kerja. Yang ketiga Condition yaitu sebuah keadaan yang terjadi dalam proses pembelajaran atau aktivitas yang harus dilakukan peserta didik untuk memperoleh perubahan perilaku sesuai dengan apa yang diharapkan. Yang terakhir Degree yaitu sebuah tingkatan pencapaian peserta didik yang diharapkan setelah mengikuti serangkaian proses pembelajaran.

Di hari kedua workshop ini kami bersama-sama membuat silabus dan RPP. Dan di akhir acara panitia memberikan reward kepada tiga orang  guru yang tercepat dan terbaik dalam membuat silabus dan RPP.
Reward berupa uang tunai. Dan aku bersama rekanku Bu Rita Rosita juga memberi hadiah  buku karya kami. Alhamdulilah bisa berbagi hari ini.

Kami berharap saat tahun ajaran baru nanti semua guru sudah siap dengan semua perangkat pembelajarannya masing-masing. Jadi tidak ada lagi guru yang tidak memiliki persiapan sebelum mengajar. Insya Allah.


Selasa, 25 Mei 2021

Undangan Rapat Koordinasi Program PKLK Tahun 2021

Menindaklanjuti surat edaran pelaksanaan lomba-lomba pendidikan khusus tahun 2021 nomor 0469/J3/DM.04.00/2021 tanggal 19 April 2021, Bidang Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat melaksanakan rapat koordinasi program PKLK 2021. Rapat dilaksanakan secara virtual melalui zoom.

Hari Selasa, 25 Mei 2021. Dalam undangan tertulis mulai pukul 13.00. Acara di buka oleh Kepala Bidang PKLK, Bapa Deden Saepul Hidayat, M.Pd  yang sekaligus memimpin rapat. Acara ini di hadiri oleh Pengawas dan Kepala sekolah SLB se Jawa Barat. 

Setelah membuka acara, Bapa Kepala Bidang memaparkan materi tentang Implementasi SLB Juara. Menurut beliau semua sekolah harus mengacu pada indikator Jabar juara. Beliau juga mengungkapkan akses jumlah SLB di Jawa Barat ada 384 SLB Swasta dan 42 SLB Negeri di Jawa Barat. Jadi jumlah SLB swasta lebih banyak dibandingkan sekolah negeri. 

Menurut Pa Kabid, agar indikator Jabar juara dapat tercapai dibutuhkan Standarisasi data untuk mendistribusikannya. Selain itu juga harus ada fasilitasi dan yang tak kalah pentingnya adalah kualifikasi dan kompetensi peserta didik.

Sekolah harus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dengan pelayanan terbaik kepercayaan masyarakat akan terbangun, hingga expectasy masyarakat terbangun. Untuk mencapai itu semua sekolah harus melaksanakan indikator SLB juara.

Adapun indikator SLB juara diantaranya adalah:
1. Peningkatan APK pendidikan bagi ABK
2. Peningkatan pemenuhan 8 SNP 
3. Peningkatan kualitas akreditasi sekolah
4. Inovasi pembelajaran di sekolah SLB dan sekolah penyelenggara pendidikan inklusi.
5. Keterserapan lulusan siswa SLB ke Perguruan tinggi dan IDUKA.
6. Pengembangan kerjasama pendidikan keterampilan dan vokasi.
7. Sertifikasi kompetensi keterampilan vokasi bagi siswa SLB.
8. Promosi dan LPMBA kompetensi peserta didik.

Untuk mencapai itu semua sekolah harus memiliki produc leadership yang harus di siapkan dengan manajemen operasional yang exelen, sehingga custumer atau masyarakat merasa puas dan terlayani dengan baik.

Selain itu Bapa Kabid juga menjelaskan beberapa agenda program yang akan dilaksanakan, diantaranya yaitu:
1. Peningkatan APK bagi ABK diantaranya: 
- PPDB
- USB
- Kelembagaan penegrian SLB swasta
- Pengembangan TKB

2. Minat Bakat APK
- FLS2N, KOSN, ABK Berseri dan LKSN
- Kegiatan lomba lainnya
- Jabar Exis
- Pendidikan Karakter Jabar Masagi
- Literasi

3. Kegiatan GTK
4. Distribusi Anggaran APBD
5. Persiapan Kegiatan Tahun 2022
6. Kegiatan Akademik diantaranya:
- Ujian Semester
- Pembagian Rapot
- Distribusi Ijasah
- Kegiatan PTM terbatas
- Pengembangan Pendidikan Vokasi.

Demikian hasil rapat koordinasi program PKLK yang saya tangkap. Mohon maaf jika banyak kesalahan dan kekurangan dalam dalam penangkapan materi yang saya simak.
Semoga bermanfaat. Amin ...

Bekasi, 25 Mei 2021.

Rabu, 05 Mei 2021

Vaksin Ke Dua

Vaksin Yang Ke Dua

Pagi pukul 8.00 aku berangkat dari rumah bersama si kecil dan si Kaka.

Dengan diantar si pink roda duaku, kami berangkat. Di tengah perjalanan si Kaka bilang, " Mah, ini motor ko goyang-goyang jalannya? Bocor kayanya nih mah."
"Ya udah nanti kalo ada bengkel, kita berhenti untuk tambal bannya ."

Sampai di tukang tambal ban, kamipun berhenti dan menambal ban yang bocor. Kurang lebih 15 menit kami menunggu si Abang mengerjakan tugasnya menambal. Selesai membayar, kami melanjutkan perjalanan.

Si Kaka dan si kecil aku turunkan di rumah ibuku. Setelah itu aku melanjutkan perjalanan menuju puskesmas.

Sampai di puskesmas, aku langsung memarkir motor di tempat parkir yang disediakan dan langsung menuju petugas. Di depan pintu gerbang,  petugas sudah siap membagi no antrian. Saat ku meminta no, petugas tersebut berkata" ibu nanti yang sesu dua!" Dalam hati " kalau harus menunggu sesi ke dua jam berapa aku kesekolah?. Sementara tugas di sekolah masih banyak yang belum beres. Mulai dari membagikan SKL kepada para siswa, membuat SK penetapan kelulusan, SK Kriteria Kelulusan, Surat Pernyataan dan berita acara serta daftar hadir rapat yang harus selesai hari ini.

Belum sempat aku menjawab pertanyaan petugas, dari dalam salah seorang temanku memanggil. " Bu Kar!" Masuk!"
Alhamdulilah, ternyata no antrianku sudah diambilkan olehnya. Aku langsung masuk dan menunggu no di panggil. Saat petugas menyebut 106! Langsung aku menghadap petugas untuk di tensi. Saat di tensi ternyata tensi darahku sangat rendah hanya 60/80. 

Petugas menanyakan bagaimana kondisiku. Aku jawab tidak ada masalah. Akhirnya petugas memintaku untuk lanjut ke petugas lainnya hingga  sampai ke petugas yang menyuntikkan vaksin.

Selesai di vaksin aku langsung ke sekolah. Mengerjakan tugas-tugas yang belum selesai. Selesai mengetik aku langsung menyerahkan ke petugas tata usaha untuk mengeprint semua surat- surat yang telah kubuat. Selesai diprint aku meminta kepala sekolah untuk mengecek dan jika sudah ok, beliau tanda tangan.

Alhamdulilah semua surat-surat sudah beres tinggal diantar ke kantor cabang dinas. Tugas selanjutnya membagikan Surat Keterangan Lulus kepada para siswa.

Siswa datang satu persatu dan langsung aku bagikan.

Alhamdulilah selesai rangkaian acara hari itu dengan lancar, mulai dari Vaksin, menyelasikan surat, hingga membagikan SKL. 

Vaksin yang kedua bagiku kali ini juga tidak ada keluhan, meskipun saat vaksin tensiku rendah.
Terima kasih Ya Robb atas semua Rizki dan nikmatmu hari ini...

Minggu, 25 April 2021

Tes Swab PCR

Hari ini suami mengajak saya dan anak- anak untuk tes SWAB PCR. Saya dan tiga anak saya di ambil sampel dari rongga nasofaring dan atau orofarings. 

Pengambilan ini dilakukan dengan cara mengusap rongga nasofarings  dan atau orofarings dengan menggunakan alat seperti  kapas lidi khusus. Rasanya hmm tentu ga enak banget. Kebayang kan bagaimana rasanya jika ada benda asing masuk ke lubang hidung? Saya sampai bersin- bersin kali ini. Padahal saat tes yang pertama kali dulu tidak sampai bersin- bersin.
Bagi saya dan Si sulung, ini adalah tes untuk yang kedua kalinya. Sedang bagi adik-adiknya ini merupakan tes yang pertama. Dan semoga menjadi yang terakhir, Amin.

Beberapa waktu lalu si Kaka dinyatakan positif dari hasil SWAB PCR nya. Walau kondisi tubuhnya tidak menunjukan tanda- tanda ia terinfeksi. Mungkin ini yang di sebut OTG. Si Kakak sehat- sehat saja. Makan, minum dan berpuasa dapat dilaluinya tanpa ada keluhan dan masalah.
Mengetahui hasil tes Si kakak saat itu, tentu saja membuat kami khawatir dan cemas. Akhirnya kamipun memutuskan untuk melakukan tes SWAB PCR sekeluarga. Selain itu juga si kakak di isolasi di kamar dan wajib pake masker bila keluar kamar.

PCR adalah singkatan dari polymerase chain reaction. PCR merupakan metode pemeriksaan virus SARS Co-2 dengan mendeteksi DNA virus. Uji ini akan  didapatkan hasil apakah seseorang positif atau tidak SARS Co-2.

Alhamdulilah dari hasil tes SWAB PCR hari ini, kami dinyatakan negatif. Namun tidak dengan sulung saya. Ia masih dinyatakan positif. Akhirnya demi kebaikannya dan kebaikan semua, ayahnya memtuskan untuk mengisolasi si Kaka di rumah sakit. Baik- baik di sana ya sayang. Mamah selalu berdoa untuk kesembuhanmu. Semoga virus itu segera pergi bukan hanya dari tubuhmu, tapi dari muka bumi ini. Amin yra.



Selasa, 13 April 2021

Pantun Sambut Ramadhan

Oleh: Kartini
Kain sutra dari Bali
Cantik dipakai untuk menari 
Pesan ini pengganti diri
Untuk tanda silaturahmi

Segar rasa jeruk medan 
Belah satu untuk dimakan
Besok sudah bulan ramadhan 
Salah khilaf mohon dimaafkan

Jeruk medan ada di panci
Ambil satu untuk dibelah
Ramadhan bulan suci
Bulan penuh Rahmat dan berkah

Dari kota pindah ke desa
Pilih rumah juga sepeda
Mari kita jalankan puasa
Raih pahala berlipat ganda.

Selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan.
Mohon maaf lahir dan bathin๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™

Rabu, 07 April 2021

Hidup, Hirup, Hibuk

Setiap manusia hidup didunia ini pasti memiliki kesibukan. Dengan kesibukan yang kita jalani setiap hari, mulai dari bangun tidur hingga kembali tidur.

Dari anak-anak hingga kakak nenek semua pasti memiliki kesibukan. Semua pasti Hibuk.

Kata Hibuk bagi sebagian orang terdengar agak aneh dan kurang familier. Dalam Kamus Besar bahasa Indonesia (KBBI), Hibuk  merupakan bentuk tidak baku dari ibuk atau kata turunan dari kehibukan, yang artinya banyak pekerjaan, giat bekerja atau sibuk. 

Jika berbicara tentang kesibukan, tentu tidak terlepas dari pekerjaan. Baik itu sebagai ibu rumah tangga maupun pekerjaan lainnya. Dalam keseharian kita pasti disibukan dengan berbagai kegiatan. Dalam melakukan kegiatan ini kita pasti selalu menghirup berbagai aroma. Ada aroma wangi, dan tidak wangi. Agar kesibukan yang kita jalani dalam hidup ini berjalan dengan baik, abaikan saja semua aroma tidak sedap yang selalu berusaha menusuk indra penciuman kita. 

Jalani, nikmati dan sykuri saja apa yang menjadi tanggung jawab kita. Abaikan semua aroma tak sedap disekeliling dengan tetap memakai masker. He he nyambung ngga ya?

Intinya dalam menjalani hidup yang penuh dengan kesibukan, dimana kita pasti menghirup berbagai aroma. Dan aroma yang kita hirup pasti ada yang sedap dan tidak sedap. Nah agar kita dapat menjalani hidup dengan baik ditengah kesibukan ini, jangan hiraukan jika ada aroma tak sedap mencoba menerobos. Selalu berpikir positif dan nikmati semua dengan penuh rasa syukur, Insya Allah semua aroma tak sedap yang kita hirup akan menguap bersama dengan waktu yang terus berputar.

Semoga kita termasuk orang yang selalu bersyukur atas segala Nikmat Nya.
Amin yarobbalalamiin.