Tiga Siswa SLB Negeri Kabupaten Bekasi Ikuti Uji Kompetensi Keahlian Tata Boga bagi Murid Berkebutuhan Khusus di Jawa Barat
Bekasi, 22
Oktober 2026.
Pada pelaksanaan kali ini, terdapat dua skema uji
kompetensi, yaitu skema seafood yang diikuti oleh dua orang peserta dan
skema roti yang diikuti oleh lima orang peserta. Ketujuh peserta tersebut mendapatkan
pendampingan dan penilaian langsung dari asesor yang kompeten di bidangnya. Keikutsertaan
tiga siswa SLB Negeri Kabupaten Bekasi dalam kegiatan ini menjadi kesempatan
berharga untuk menunjukkan kemampuan yang telah mereka pelajari selama
mengikuti pembelajaran keterampilan di sekolah. Melalui ujian kompetensi ini,
siswa memperoleh pengalaman dalam menghadapi penilaian praktik yang terstruktur
serta kesempatan untuk mengukur kemampuan mereka dalam bidang kuliner.
Bagi peserta didik berkebutuhan khusus, pendidikan
keterampilan vokasional memiliki peran penting dalam mempersiapkan masa depan
yang lebih mandiri. Pembelajaran tata boga tidak hanya mengajarkan cara
mengolah makanan, tetapi juga melatih kedisiplinan, ketelitian, tanggung jawab,
kebersihan, kerja sama, dan kemampuan mengikuti prosedur kerja. Keterampilan
tersebut menjadi bekal penting bagi siswa untuk mengembangkan potensi diri dan
mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja. Dengan kesempatan mengikuti uji
kompetensi, siswa dapat memperoleh pengalaman yang relevan dengan kebutuhan
dunia usaha dan dunia industri.
Pihak SLB Negeri Kabupaten Bekasi memandang
kegiatan UKK sebagai bagian dari upaya memperkuat pendidikan vokasional yang
berorientasi pada kemampuan nyata peserta didik. Sekolah terus berupaya
memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan minat dan bakat, mengasah
keterampilan praktis, serta membangun kepercayaan diri melalui berbagai
kegiatan pembelajaran dan pengujian kompetensi. Kegiatan yang diselenggarakan
oleh LSP-P1 SLB Negeri Cicendo Jawa Barat bersama asesor dari Indonesia Chef
Association ini juga menjadi bentuk kolaborasi dalam meningkatkan kualitas
pendidikan keterampilan bagi murid berkebutuhan khusus. Kolaborasi tersebut
diharapkan dapat memperluas kesempatan peserta didik untuk memperoleh pengakuan
atas kompetensi yang mereka miliki.
Keikutsertaan tiga siswa SLB Negeri Kabupaten
Bekasi diharapkan menjadi motivasi bagi peserta didik lainnya untuk terus
belajar, berlatih, dan mengembangkan keterampilan sesuai dengan potensi
masing-masing. Setiap siswa memiliki kesempatan untuk tumbuh, berkarya, dan
mencapai kemandirian melalui pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan dan
kemampuannya. Melalui kegiatan ini, SLB Negeri Kabupaten Bekasi menegaskan
komitmennya untuk menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada
pencapaian akademik, tetapi juga pada pengembangan keterampilan hidup dan
kesiapan kerja. Sekolah berharap pengalaman mengikuti UKK dapat menjadi langkah
awal bagi siswa untuk meraih masa depan yang lebih mandiri, produktif, dan
berdaya saing.

Komentar
Posting Komentar